Kamis, 06 Januari 2011

KENANGAN

Kota ini telah mulai menunjukkan warna
Ketika saya perhatikan,
Seperti kengangan
Dengan mata tertutup
Dinginnya musim
Masih terasa hangat

ia menatap
Sosok di balik jendela
Sebuah senyuman jelas
berharap untuk selamanya
MASA DEPAN

pemikiran itu perlahan terlupakan
itu menyebar lebih besar
kenyataan muncul dan seakan
membuat gempar

Jika kita mengabaikannya
Semuanya pada akhirnya
Sampaikan suara
Sampai aku mendengarnya

Pintu di depan mata kita dibuka
Melihat beberapa masa depan
Terimalah segalanya
kita sambut masa depan
MIMPI
Anda tenggelam diri dalam fantasi
Anda melihat dunia baru
Di masa depan yang jauh
Menjelajahi kenangan manis dan cerah

Untuk cinta yang tidak perlu janji
Terbang tinggi di langit biru
Jalan yang akan kita temuh
Akan bertiup membelai tubuh

Yang datang dalam tiba-tiba
mengambang tanpa henti
untuk cinta yang tidak perlu janji
terbang tinggi kita berdua
BERSAMA

Terjerat oleh angin kering,
Membawa kita berbaring
Hidup begitu manis,
menangkap mimpi tak terbatas

Di jalan bersama
Aku hanya menjadi sedikit gila.
Saya tidak dapat mengambil rasa sakit
Jangan melihat dengan mata sedih.

Nasib menangkap kita
Segala sesuatu di sekitar kosong

Tetapi jangan berhenti…….
Anda bisa mendengarnya

Tempat itu memanggil.
Tempat yang disebut kebahagiaan
UNTUK HARI INI

Mimpi itu ada
Berjalan dari sambutan lembut
Menuju cakrawala yang jauh
Dengan langkah kecil pada awalnya
Bergerak langkah demi langkah

Ini adalah jejak kaki
Jejak berjalan jauh
Menuju mimpi terindah
Meskipun ada saat-saat keraguan
Namun kelembutan sejati takkan hilang
Meski dunia menjauh

Saya selalu memandang
sejak hari-hari jauh dari masa kecilku
Bahkan sampai hari ini, bahwa pemandangan samar
masih menghiasi dinding saya murni-putih.
CERITA
Dari akhir cerita kita
Kita mulai dan melihat awal
Mencoba membaca dengan teliti
Pada alasan kesedihan kita

Ada saat kits juga bertemu dengan orang lain
Pada kedalaman cinta yang memudar
Pasangan yang tidak tahu tentang masa depan
menggambar kasih terbatas
Tanpa menyadari bahwa sebagian tembok yang telah mati

Pertemuan oleh-kebetulan
dan harapan masa depan
ketika kita di masa lalu
kita melewati janji bersama
nama yang disebut keabadian

TUgas Menulis Kreatif

MALAM

Dalam kegelapan malam
Serigala berjalan pergi
bulan dan kesedihan di depan mata, bunga dan kehangatan bergerak maju
namun tak menyurutkan langkah

Serigala terus berlalu
Ditengah indahnya keramaian
Bulan purnama menerangi
demikian indah malam ini

Berlalunya waktu
Kita terus berjalan
Sampai akhir nanti
Akan terus mencari
Dimana hari akan berganti